Uncategorized

Communication Skill Training untuk petugas call center PT. Astragraphia

Communication Skill Training

Pada tanggal 6-7 Februari 2016, Trainers Management Indonesia mendapat kepercayaan untuk memberikan materi Communication Skill bagi 30 orang call center PT. Astragraphia. Pelatihan ini diselenggarakan di Grya Astoeti Ciawi Puncak Bogor. Secara keseluruhan materi pelatihan di bagi menjadi 2 bagian. Pada hari pertama, materi Communication Skill di fasilitasi oleh Nyoman Indra Permana dan hari kedua kegiatan dilapangan dipandu oleh Yuan Badrianto.

Pada materi Communication Skill, facilitator memperkenalkan kepada peserta bahwa setiap manusia didalam berkomunikasi selalu mengoptimalkan panca indra, baik itu penglihatannya, pendengarannya, maupun perasaannya.

Bagi petugas call center, tentu saja akan lebih mengoptimalkan vokal dan pendengaran. Karena mereka dituntut untuk berbicara dengan santun, bersikap ramah dan sabar serta intonasi yang tidak terlalu cepat atau pun lambat , agar bisa dipahami dengan jelas setiap perkataannya sehingga memberikan kesan sikap terbuka bagi klien.

Kunci sukses dalam berkomunikasi adalah fleksibilitas prilaku yang sangat dipengaruhi oleh bagaimana caranya berpikir, berkata, berperilaku dan bergaul. Atau lebih di kenal dengan istilah 4P (berpikir positif, berkata positif, berperilaku positif dan bergaul dengan orang positif).

Kemampuan dalam membangun keakraban dengan klien tentu saja menjadi tuntutan utama, karena petugas call center tidak berkomunikasi secara langsung dengan klien, maka kemampuan mengatur intonasi menjadi penting. Posisi duduk tentu saja sangat mempengaruhi intonasi seseorang.

Secara keseluruhan peserta mendapatkan materi tentang :

1. Mekanisme Pikiran

Didalam melaksanakan tugasnya sebagai call center, tentu memahami produk menjadi penting. Karena bagaimana mungkin seorang call center bisa berkomunikasi dengan klien jika tidak memahami produk layanannya.

Menurut Sandy Mc Gregor didalam bukunya “Piece of Mind” seorang penulis dari Australia menyatakan bahwa pengetahuan yang didapat seorang secara sadar hanya mempengaruhi 12% dari keseluruhan tindakan dan perbuatan seseorang, sementara 88% dipengaruhi oleh faktor kepercayaan/keyakinan yang ditanamkan terhadap diri seseorang baik melalui orang tua maupun lingkungan.

2. Profesional Attitude (tehnik memotivasi diri sendiri)

Pada sessi ini peserta diajak untuk merubah cara pandang dalam memaknai kata “Masalah”. Seperti ubah masalah menjadi sebuah tantangan, seorang call center bukan bagian dari masalah tetapi bagian dari solusi, dan bukan memberi alasan namun memberikan solusi.

3. serta mempertahankan fleksibiltas prilaku dan mengatasi keberatan

Pada bagian ini peserta diperkenalkan pada model komunikasi. Ucapan atau kata kata yang disampaikan kepada lawan bicara hanya berdampak 7% saja, vokal berdampak 38% dan bahasa tubuh berdampak 55%.

Bagi seorang call center tentu saja mengoptimalkan kemampuan dalam mengelola kata dan vokal menjadi bagian utama dalam melayani klien. Beberapa tehnik dalam mengoptimalkan pengelolaan kata dan intonasi dalam berkomunikasi dengan klien melalui telepon tentu saja di sampaikan kepada peserta sebagai kunci dari pelatihan dari Communication Skill ini.

 

More Info & Update Penawaran Terbaru Silahkan Kunjungi Kami 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *