BEKERJA DI KETINGGIAN

Bekerja Pada Ketinggian adalah kegiatan atau aktifitas pekerjaan yang dilakukan oleh Tenaga Kerja pada Tempat Kerja di permukaan tanah atau perairan yang terdapat perbedaan ketinggian dan memiliki potensi jatuh yang menyebabkan Tenaga Kerja atau orang lain yang berada di Tempat Kerja cedera atau meninggal dunia atau menyebabkan kerusakan harta benda.

Tempat Kerja yang dimaksud terbagi menjadi Lantai Kerja Tetap dan Lantai Kerja Sementara. Lantai Kerja Tetap ialah semua permukaan yang dibangun atau tersedia untuk digunakan secara berulang kali dalam durasi yang lama. Lantai Kerja Sementara adalah semua permukaan yang dibangun atau tersedia untuk digunakan dalam durasi yang tidak lama, terbatas pada jenis pekerjaan tertentu atau ada kemungkinan runtuh.
Bekerja Pada Ketinggian wajib memenuhi persyaratan K3 yang meliputi:

Pengusaha dan/atau pengurus wajib memastikan bahwa semua kegiatan Bekerja Pada Ketinggian yang menjadi tanggung jawabnya telah direncanakan dengan tepat, dilakukan dengan cara yang aman, dan diawasi. Bekerja Pada Ketinggian hanya dilakukan jika pekerjaan dimaksudkan tidak dapat dilakukan di lantai dasasr serta jika situasi dan kondisi kerja tidak membahayakan keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja dan orang lain.

Wajib adanya penilaian resiko dalam kegiatan atau aktifitas pekerjaan pada ketinggian, diperlukannya langkah-langkah yan tepat dan memadai untuk mencegah kecelakaan kerja. Langkah-langkah yang dimaksud ialah:
1. Memastikan bahwa pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan kondisi ergonomi yang memadai melalui jalur masuk (access) atau jalur keluar (egress) yang telah disediakan; dan
2. Memberikan peralatan keselamatan kerja yang tepat untuk mencegah Tenaga Kerja jatuh jika pekerjaan tidak dapat dilakukan pada tempat atau jalur masuk dan keluar.

Prosedur kerja wajib dimiliki secara tertulis dan dipahami dengan baik oleh Tenaga Kerja dan.atau orang yang terlibat untuk melakukan pekerjaan pada ketinggian. Prosedur kerja yang dimaksud meliputi:
– Teknik dan cara perlindungan jatuh;
– Cara pengelolaan peralatan;
– Teknik dan cara melakukan pengawasan pekerjaan;
– Kesiapsiagaan dan tanggap darurat.

Teknik bekerja aman bertujuan untuk mencegah Tenaga Kerja jatuh atau mengurangi dampak jatuh dari ketinggian. Teknik bekerja aman meliputi:
– Bekerja pada Lantai Kerja Tetap;
– Bekerja pada Lantai Kerja Sementara;
– Bergerak secara vertical atau horizontal menuju atau meninggalkan lantai kerja;
– Bekerja dengan akses tali.

APD dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan disediakan secara cuma-cuma untuk Tenaga Kerja oleh Pengusaha dan/atau Pengurus Perusahaan dalam melakukan pekerjaan pada ketinggian.

Wajib disediakannya Tenaga Kerja yang kompeten dan berwenang di bidang K3 dalam pekerjaan pada ketinggian. Tenaga Kerja sebagaimana dimaksud meliputi:

Catatan:

Diperbolehkan langsung mengikuti kelas Tenaga Kerja Pada Ketinggian I hanya jika Peserta tersebut benar-benar ahli dalam tali temali dan pemakaian serta penggunaan alat. TKPK I diperuntukan untuk pekerja yang bekerja dengan full rope access. Namun untuk pemula disarankan mengikuti Tenaga Kerja Bangunan Tinggi TK II.

Perbedaan:

Tenaga Kerja Bangunan Tinggi TK II masih bekerja dengan menggunakan struktur (tower, dll) sedangkan Tenaga Kerja Pada Ketinggian hanya bekerja menggunakan akses tali dengan kemampuan yang mumpuni.

Leave a Comment